Cuplikan Chapter ini
Sinar matahari sudah tinggi menyelinap masuk melalui celah gorden saat Aruna akhirnya membuka mata Jam dinding menunjukkan pukul 0900 pagi Ia mendesah lega hari ini Sabtu kantor libur Tubuhnya yang biasanya dipaksa bangun pagi buta kini terasa sedikit lebih ringan setelah tidur panjang yang tidak terputusTanpa menyentuh ponselnya yang tergeletak di atas nakasseolah sengaja menghindari beban pikiran yang ada di dalamnyaAruna segera bangkit Ia bergegas mandi membiarkan guyuran air di