Cuplikan Chapter ini
Tiga bulan kemudianEmbusan angin kemarau bertiup lembut menggoyang daun-daun pohon randu yang mulai meranggas di sepanjang tepian jalan kampung yang menuju dusun paling ujung Udara siang itu terasa bersih membawa aroma tanah kering dan wangi khas jerami yang dibakar di ujung cakrawala Jembatan beton yang tiga bulan lalu ambruk kini telah berdiri kokoh kembali memamerkan aspal hitam yang mulus dengan pagar pembatas berwarna kuning gading yang mengkilap disengat matahari Masyarakat dua k