Cuplikan Chapter ini
Pintu belakang ambulans Sidokkes Polres terpelanting dibuka dengan terburu-buru Udara dingin beraroma alkohol dan antiseptik menyembur keluar menyergap wajah Arifin yang masih berselimut peluh Dua petugas medis berseragam kemeja putih dengan logo Korps Brimob di lengan melompat turun membawa tandu lipat yang langsung dihamparkan di samping pintu minibus yang lumpuhMbak lepas badannya Biar petugas yang angkat Arifin setengah berteriak menyusupkan kedua lengannya di bawah ketiak Silvi