Cuplikan Chapter ini
Apa-apaan sih iniSuara lengkingan Alana memecah kesunyian balkon Ia nyaris membanting ponsel mahal dalam genggamannya saat panggilan satu arah yang sudah dilakukannya selama belasan kali dalam lima menit terakhir ini tidak kunjung mendapat responKekesalannya sudah mendidih meluap hingga ke ubun-ubun Kukunya yang dipulas cat merah menyala tampak berkilat tajam seolah ingin sekali mencakar layar ponsel itu menganggap benda tak berdosa tersebut harus bertanggung jawab penuh atas hancurn