Cuplikan Chapter ini
Terjemahan satu lagu Jerman sudah harus kamu selesaikan besokFraya menatap layar ponselnya dengan pandangan yang masih buram Sederet kalimat titah itu masuk tepat pukul tiga pagi membelah sunyi nya kamar dan sisa-sisa mimpinyaIa mengusap matanya berulang kali memastikan bahwa Damian tidak sedang salah kirim pesan di jam saat manusia normal seharusnya masih sibuk berkelana di alam bawah sadarHarusnya Fraya mengabaikan saja pesan itu Toh ia memang sudah menyelesaikan terjemahan lagu