Cuplikan Chapter ini
Kamu terlahir dengan sayap Mengapa memilih untuk merangkak melewati hidup-Rumi-Ridwan sekarang merasakan perbedaan yang begitu besar ketika menginjakkan kakinya lagi di Jakarta Dia menatap jalanan yang selalu padat merayap orang-orang yang berjalan serba cepat cuek dan bersuara nyaring disana sini Dulu Ridwan tidak peduli dengan sekitarnya karena tujuannya ke Jakarta hanya untuk menemui Isabel saja mungkin Ridwan tidak sadar kedatangannya sekedar merawat hubungan yang ternyata selama