Cuplikan Chapter ini
Andai aku berkelana pada gumpalan awan Lalu kembali sebagai sungai yang berangkat dari rumahmu-Faruk Juwaidah-Asma masih duduk di pojok ruangan yang remang-remang Ponselnya tergeletak di dekat kaki layarnya memperlihatkan sebuah chatyang terbuka dari nomor yang tak dikenal Chat yang berisi ancaman Pandu untuknya dan RidwanAsma terisak dia memang manusia tanpa harapan Bahkan ketika dia merasa sudah pergi jauhnya ke seberang benua pun Pandu ternyata masih bisa menemukannya Dan Pandu