Cuplikan Chapter ini
Beberapa hari kemudian dokter akhirnya mengizinkan Ayah pulang dengan catatan tebal berisi jadwal kontrol rutin daftar obat yang harus diminum teratur dan yang paling penting adalah rujukan ke psikolog untuk terapi lanjutan sesuatu yang mungkin akan ditolak mentah-mentah oleh Ayah Tapi tetap ia terima dengan anggukan tenang seperti seseorang yang akhirnya berdamai dengan kenyataan bahwa meminta bantuan bukan tanda kelemahan Perjalanan pulang terasa berbeda dari biasanya Maksudku lebih