Cuplikan Chapter ini
Ayah sendiri lebih banyak diam di kamarnya keluar hanya untuk makan atau minum obat sesuai jadwal yang diberikan dokter jarang bicara lebih dari yang perlu Tidak ada yang berani menyinggung soal kejadian di rumah sakit itu seolah semua sepakat diam-diam untuk menunda percakapan Aku sendiri gemas melihat situasi ini Konfrontasi Ayah secara langsung Apakah ini jalan terbaik Aku takut memutuskan yang tidak seharusnya Bagaimana kalau masalah akan lebih runyam Tapi membiarkan situasi ber