Cuplikan Chapter ini
Sementara di motor dalam perjalanannya Rena nampak terdiam wajahnya muram bibirnya terkatup rapat dan sorot matanya meredup seolah ada beban dan luka yang membuatnya enggan untuk bicaraPerlahan matahari terang memancarkan cahayanya yang berdiri di atas langit Rendi dan Rena akhirnya tiba di rumah Bapak Bapak yang tengah duduk di tempat favoritnya dengan ditemani kopi serta gawainya seketika terlonjak lalu bangkit dari duduknya Bapak menatap Rena yang turun dari motor dengan membawa