Cuplikan Chapter ini
Malam turun perlahan dengan keheningan yang menenangkan Udara malam terasa sejuk angin berhembus pelan melalui celah jendela menyentuh kulit dengan lembutTing nongTerdengar suara bel berbunyiSeketika gerakku terhenti saat hendak menata makanan Aku menoleh ke arah pintu depan dengan dahi yang mengkerut Apa aku tidak salah dengar pikirkuTing nongBel berbunyi lagiSepertinya memang ada tamu yang datang Apa Mas Panji Mas Panji datang ke sini lagi batinkuAku menata kembali