Cuplikan Chapter ini
Mbak Rita nampak melangkah cepat Wajahnya terlihat menegang menahan emosi alisnya berkerut dan bibirnya mengeras Sesekali terdengar hembusan napas kasarnya seolah penuh kejengkelan dan setiap hentakan kakinya seolah memantulkan kekesalan yang ia rasakan membuat orang yang di sekitarnya dapat merasakan aura kesal dari dirinyaSeketika langkahnya terhenti tepat di depan rumah Bapak Mbak Rita menarik napas panjang lalu gegas masuk ke dalam rumah BapakPak panggilnya Namun ada tak yang