Cuplikan Chapter ini
Malam turun perlahan Jalanan seolah terasa lengang lampu-lampu jalan memancarkan cahaya kekuningan yang jatuh seperti selimut hangat di atas aspal yang basah oleh gerimisDi dalam mobil Adryan menggenggam erat setir matanya nampak lurus menatap ke depan Cahaya lampu dari kendaraan lain sesekali melintas menyisakan jejak singkat sebelum kembali hilang ditelan gelap Tidak ada kemacetan ataupun bunyi klakson yang mengganggu hanya jalanan yang sepi dan gelap serta waktu yang seolah melam