Cuplikan Chapter ini
Malam itu hujan turun perlahanRintiknya terdengar lembut mengenai atap rumah seperti suara kecil yang menenangkan isi kepala Ana yang selama beberapa bulan terakhir penuh ketakutanAna duduk di balkon rumah sambil memegang secangkir teh hangat Uap tipis naik perlahan dari cangkir itu bercampur dengan udara dingin malamDi atas meja kecil di depannya tergeletak map hasil pemeriksaan dari rumah sakitMap berwarna cokelat muda itu sudah beberapa kali ia buka tutup sejak pulang tadi siangTet