Cuplikan Chapter ini
Pagi itu Ana duduk sendiri di teras rumahTangannya memegang secangkir kopi hangat yang sejak tadi tidak diminum Udara masih dingin setelah hujan semalam Jalanan depan rumah belum terlalu ramaiAli dan Alia masih tidurSementara Gana sedang menyapu halaman kecil merekaAna memandang suaminya cukup lamaKadang ia masih tidak percaya hidupnya bisa tetap setenang ini setelah semua yang terjadiPadahal beberapa minggu lalu ia merasa dunianya benar-benar selesaiGana masuk ke dalam rumah lalu du