Cuplikan Chapter ini
Siang itu pemakaman terasa kian lengang Nina masih tertahan di bangku semen bersama Rona yang duduk tenang di sisinyaPandangan gadis itu lurus menatap pusara sang ibu tempat Oma Cempaka dan ayah Marvel masih tampak berbincang dalam nada rendahMarvel baru saja beranjak melangkah menuju ayahnya usai percakapan singkat mereka yang membentang jarakKini giliran Rona yang duduk di samping Nina Ada keraguan di benak Nina ia mengira wanita di sebelahnya hanya ingin menyampaikan belasu