Cuplikan Chapter ini
Hutan Kembang Kuning Jawa Timur Matahari bersinar terik di langit tapi cahaya itu mati begitu menyentuh kanopi hutan Raka dan Ardian berjalan menembus semak belukar yang kian rapat Udara di sini tidak bergerak Berat Lembap Seperti bernapas di dalam paru-paru orang sakit yang penuh cairan Ardian berhenti sejenak menepuk-nepuk kompas di tangannya dengan frustrasi Jarumnya berputar liar seperti gasing Kompas mati bisik Ardian suaranya bergetar GPS satelit juga no signal Kita mute