Cuplikan Chapter ini
Ruang Keluarga ArdianRaka duduk di sofa dengan bahu merosot Ia baru saja tiba dari Stasiun Gambir masih mengenakan pakaian lapangan yang sama seperti kemarin kaos hitam yang apek dan celana kargo penuh debu jalanan Wajahnya kusut matanya merah karena kurang tidur di kereta ekonomiDi hadapannya Ardian dan Rina duduk mendengarkan dengan wajah tegang Celine sedang tidur di kamarnyaKalung Kayu Stigi masih melingkar aman di lehernya memberikan kedamaian yang semu di rumah mewah ituRaka