Cuplikan Chapter ini
Cahaya sore merayap masuk melalui sela jendela membelah ruangan dengan warna keemasan yang lembut Di bawah cahaya itu Aya menatap gue lamaseolah membaca sesuatu di balik raut yang sudah lama gue sembunyikanJadi akhirnya kamu memutuskan untuk mengunjungi beliau tanya Aya memastikan suaranya selembut desahan angin yang lewat Iya Ay Gue menarik napas panjang seakan mencoba menata ulang seluruh serpihan diri ini Aku rasa aku butuh waktu untuk menata pikiranku dulu Mungkin temp