Cuplikan Chapter ini
Sebentar Gue menelan ludah merasakan rongga dada gue mengencang Kalo gue perhatikan lagi gaya rambut wanita di tempat Aya itu mirip sama Joana Sial Degup jantung gue melonjak tanpa izin seperti tubuh gue bereaksi lebih cepat daripada otakKalau wanita itu emang Joana suara gue berubah menjadi bisikan gemetar Pantas aja ia terlihat terkejut dan terburu-buru menutupi wajahnya Kepala gue berpacu merangkai potongan-potongan peristiwa yang tadinya tidak pernah gue kira bisa sa