Cuplikan Chapter ini
Seketika jantungku berdebaran lebih kencang bagaimana ceritanya aku bisa sampai di hotel Jangan-jangan Ah Aku menyibak selimut putih yang masih menutupi sebagian tubuh berlari menuju kamar mandi memeriksa satu persatu Mungkinkah mungkinkah Pertanyaan ini memutari otakkuKembali kusandarkan tubuh di tepi kasur sebuah kertas putih di dekat telepon digelatakkan begitu saja Aku keluar nyari sarapan nanti agak siangan kembali Kalau butuh apa-apa telepon aja di nomer ini by Ceryl