Cuplikan Chapter ini
Hari Pertama di Negeri yang BaruSuara adzan Subuh yang menggema dari kejauhan membangunkan Seo Yeon Ia perlahan membuka mata masih merasakan sisa kantuk Ia duduk di atas tempat tidur dan menatap jendela yang masih gelap Suara itu terdengar begitu lembut seperti panggilan yang menenangkan sekaligus membangkitkan semangat baru di hatinyaUsai shalat subuh berjamaah bersama Puspa mereka duduk di ruang tamu sambil menikmati teh hangat Seo Yeon melihat Puspa sibuk mencatat sesuatu di sebuah