Cuplikan Chapter ini
Bandung Kota ParahyanganBerpijak di Tanah yang memberi CahayaPagi di Bali datang tanpa banyak suara Langit pucat laut masih menyimpan sisa gelap malam Seo Yeon berdiri di dekat jendela memandangi cakrawala yang perlahan berubah warna Tak ada lagi tawa seperti hari-hari sebelumnya Hanya diam yang terasa cukupPerjalanan kembali dimulai dalam kesunyian Roda-roda berputar jalan memanjang tanpa kata Hae-rin terlelap di kursi sementara Puspa sesekali menatap ke depan membiarkan waktu