Cuplikan Chapter ini
Beberapa jam kemudian pesawat yang ditumpangi Seo Yeon mulai menembus langit malam meninggalkan Seoul yang perlahan mengecil di balik jendela Deru mesin pesawat terdengar stabil mengiringi perjalanan panjang yang membawanya menuju negeri yang kini ia tujuDari balik jendela lampu-lampu kota perlahan mengecil berubah menjadi titik-titik cahaya yang akhirnya menghilang dalam gelapnya langit malamSeo Yeon menyandarkan kepala ke kursi Tangannya menggenggam tas kecil di pangkuannya seolah