Cuplikan Chapter ini
Hari itu kampus tampak tenang Angin sepoi-sepoi berdesir di antara pepohonan dan suara burung bernyanyi merdu di kejauhan Namun di dalam hati Elias dan Mischa ada badai yang bergelora Mereka duduk di bangku taman merenungkan ketakutan yang selama ini membelenggu langkah mereka Sejak kecil ketakutan telah menjadi bayang-bayang dalam hidup merekatakut gagal takut tidak diterima dan yang paling dalam takut akan perubahanElias memecah keheningan Aku tidak ingin lagi merasa terjeba