Cuplikan Chapter ini
Elias berjalan melewati lorong sekolah dengan langkah yang tegas meskipun perutnya mual oleh ketegangan Di dalam dirinya badai bergemuruhperasaan cemas takut dan marah yang bercampur menjadi satu Dia tahu hari ini akan menjadi puncak dari semua konflik yang selama ini mengganggu pikirannya Mischa sudah mengingatkan Ini bukan soal siapa yang menang atau kalah Ini soal memilih jalanmu sendiriSaat Elias tiba di halaman belakang sekolah dia melihat Kevin dan gengnya sudah menunggu An