Cuplikan Chapter ini
Setelah kembali dari petualangan di kota besar Elias dan Mischa merasakan getaran baru dalam jiwa mereka Mereka duduk di bangku taman yang akrab di tempat di mana segalanya dimulaitempat di mana mereka merancang impian dan berharap akan masa depan yang lebih cerah Meskipun suasana di sekitar mereka masih sama perspektif yang baru mengubah cara mereka melihat segala sesuatu Angin sepoi-sepoi membawa harapan tetapi di sisi lain juga menimbulkan rasa cemas tentang apa yang akan datangE