Cuplikan Chapter ini
Pagi itu cahaya matahari menyelinap masuk melalui jendela kamar Elias namun dia masih duduk terpaku di depan buku catatannya Sudah setengah jam lebih dia menatap halaman kosong itu pena di tangannya tak bergerak Di kepalanya bayangan konfrontasinya dengan Kevin beberapa minggu yang lalu masih menghantuinya Meskipun ia tak berakhir dengan kekerasan Elias tahu bahwa ketegangan belum sepenuhnya menghilang Kevin mungkin saja menunggu waktu yang tepat untuk kembali menyerangElias menutup