Cuplikan Chapter ini
KobeSinar mentari perlahan menyembul dari ufuk timur menyoroti jendela kamar yang berdebu Suara ayam berkokok bersahutan dari kejauhan bercampur dengan gemerisik dedaunan tertiup angin pagi Ranjang di samping saya kosong dingin dan rapih seperti malam sebelumnya Saya menghela napas panjang mencoba memadamkan perasaan sepi yang perlahan merayap Jadi begini rasanya tidur tanpa istri gumam saya pelan Tanpa sadar sudut bibir ini tersenyum getir Berry menggeliat kecil di tempat ti