Cuplikan Chapter ini
Mirabelle Aku sempat terkejut saat kakakku Alfredo atau yang akrab kupanggil Kak Edo menelepon di malam hari Suaranya terdengar berat seperti menahan sesuatu yang sulit diucapkan Saat kalimatnya akhirnya keluar rasanya seperti tersambar petir Aku terpaku tidak bisa berkata apa-apa hingga suara Kobe memanggilku pelan Ada apa sayang Aku menoleh melihat wajahnya yang penuh kekhawatiran Ingin rasanya aku segera berlindung dalam pelukannya Tapi tenggorokanku tercekat hanya du