Cuplikan Chapter ini
Pagi itu terasa lebih ringan meski dari luar sebenarnya tidak ada yang berubah Kantor tetap sama suara notifikasi masih datang bertahap layar laptop tetap dipenuhi email revisi dan pesan yang harus dijawab Tapi entah kenapa semuanya tidak lagi terasa seperti beban yang harus ditangani sekaligus Evan duduk di kursinya seperti biasa membuka laptop membaca pesan satu per satu membalas yang memang perlu dibalas melewati beberapa yang bisa menunggu lalu kembali lagi ke pekerjaan utam