Cuplikan Chapter ini
Anindita melirik sekilas Bukan ke wajah Evan bukan juga dengan rasa penasaran yang berlebihan tapi ke tangannya ke ponsel yang baru saja ia buka ke layar yang menyala sebentar sebelum perhatian Evan terjebak di sana Tatapan itu tidak lama Hanya sepotong momen kecil yang nyaris tidak berarti kalau saja situasinya berbeda Tapi cukup untuk menunjukkan kalau dia sadar Cukup untuk menunjukkan kalau dia melihatKamu bales dulu aja nggak apa-apa katanya ringanNada suaranya santai Ti