Cuplikan Chapter ini
Ario berjalan tertatih dan sedikit pincang menuju pondok kayu tempat di mana rekan-rekannya beradaKenapa Yo Tadi kau lancar berjalan sekarang malah terseok-seok macam tuh Amran bertanya dengan tampang heranNyampak18 aku tadi Kak Tak sengaja disenggol bujang tanggung yang belarian Ario telah duduk di pondok dengan kaki telentangAi tak sopan nian lanang tuh ninggalkan kau begitu saja YoTak lihat dia Kak pas aku nyampakNah Yo kenapa dengan kaki kau tuh Hadi ya