Cuplikan Chapter ini
Ario berjalan mendekat ke pintu setelah menjawab salam Kemudian dengan raut muka tenang Ario menanyakan perihal keperluan SanusiBoleh kami masuk Yo Maaf kami datang sudah siangAh ya Masuk Kak Masih sempat untuk ngikuti Ario mempersilakan Sanusi dan anggotanya untuk ke ruangan dengan sedikit keheranan Dua orang petani yang baru saja tiba itu mengayunkan langkah menuju kursi bagian tengah yang masih kosongBaik kita lanjut lagi ya Bapak-bapak Alhamdulillah peserta pertemuan k