Cuplikan Chapter ini
Bab 28 Kemiskinan Bukan Alasan untuk MenyerahAluna melangkah menyusuri gang sempit menuju rumahnya dengan sepatu yang mengeluarkan bunyi ceplus-ceplus karena genangan air Aroma selokan yang meluap dan bau asap dapur dari rumah-rumah petak menyambutnya Sesampainya di depan pintu kayu yang sudah lapuk ia terdiam sejenak Ia mengusap sisa air mata di pipinya memaksakan sebuah senyum tipis lalu memutar kunci yang sudah longgarAluna Sudah pulang Nak suara parau itu terdengar dari balik t