Cuplikan Chapter ini
Bab 25 Arka Mulai Menyadari KejanggalanArka duduk di ruang OSIS yang sudah sepi hanya ditemani cahaya temaram lampu meja dan tumpukan berkas program kerja yang harus ia tandatangani Namun pikirannya tidak tertuju pada draf kegiatan LDKS Matanya justru tertuju pada dua buah buku tugas yang terbuka lebar di depannyaSatu adalah buku tugas Bahasa Inggris milik Siska yang sempat ia pinjam dengan alasan mencari referensi esai dan satunya lagi adalah catatan kecil berisi coretan rumus matemat