Cuplikan Chapter ini
Senin pagi selalu memiliki ritmenya sendiriLift kantor bekerja lebih sibuk dari biasanya Bunyi notifikasi absensi terdengar silih berganti Aroma kopi yang baru diseduh memenuhi setiap sudut ruangan bercampur dengan suara keyboard dan sapaan ringan antarkaryawan yang baru memulai hariDi luar jendela Jakarta kembali menjalankan rutinitasnyaMacet bising dan seolah tidak pernah kehabisan tenagaAku meletakkan helm di atas meja lalu menatap layar laptop yang baru saja menyalaHari ini te