Cuplikan Chapter ini
Ketika Bian masuk kamar Gyana sedang duduk melamun di depan meja rias Sebelah tangannya mengangkat spons bedak akan tetapi tak segera diusap ke wajah Pandangan Gyana terpaku pada bayangan dirinya sendiri di cerminBian menghampiri dan langsung mengecup puncak kepala Gyana Membuat istrinya seperti tersengat listrikKenapa Sweetu Lagi mikirin sesuatu Bian belum beralih dari sisi Gyana masih menunggu jawaban sembari menggulung lengan kemejaGyana kembali menghela napas berat Pert