Cuplikan Chapter ini
Feba memelankan langkah kaki begitu mendengar suara Mami lebih tinggi dari biasanya Keningnya lantas berkerut melihat situasi yang terjadi Mami tidak biasanya melontarkan argumen ketika berbelanja di tukang sayur keliling seperti sore ini Feba mendekati mencuri dengarCoba kalian bayangin seandainya Gyana itu anak perempuan kalianHening seketikaApa kalian masih bisa ngomong kayak begini Kedua mata Mami tampak berapi-api Mami berdecak lidah berulang kali Menantu saya udah ng