Cuplikan Chapter ini
Sepanjang perjalanan menuju Rumah Pelangi Bian hanya melihat senyum menghiasi wajah Gyana Setelah kemarin membuatnya sangat cemas karena tidak pulang pagi ini Gyana mengembalikan senyum yang selama ini hilang Bian merasa legaTidak mudah untuk membuat Gyana mengatakan sesuatu yang sangat diinginkannya sejak peristiwa kelam itu terjadi di keluarga kecil mereka Gyana seolah menjadi pribadi berbeda seratus delapan puluh derajat Bian menyadari akhir-akhir ini Gyana lebih banyak menutup di