Cuplikan Chapter ini
Lonceng perang Kendalisada belum selesai berbunyi ketika panah pertama menghantam tali jembatan kayu di jalur utara bukan ke arah prajurit Talinya putusSalah satu sisi jembatan merosot dan menghalangi rombongan pekerja tambang yang sedang berlari menuju benteng Dari menara pengawas Ratih Kencana mengangkat busurSasaran pemanah di batu merahIa melepaskan anak panah Pemanah Ranu Kerta yang bersembunyi di atas batu terjengkang Pemanah Kendalisada ikut membalas Tiga sosok lain lenyap