Cuplikan Chapter ini
Desa pertama tampak kosong di bawah lereng gunung Pintu-pintu rumah terbuka Tungku sudah dingin Pakaian masih tergantung pada taliSatu mangkuk bubur mengering di atas meja dekat jendela seolah pemiliknya meninggalkan rumah di tengah makan dan tidak sempat kembali Arya turun dari kuda Ratih menghentikan rombongan Kendalisada beberapa langkah di depanAyah menungguDesanya baru ditinggalkanKami sudah memeriksaBerapa orang tinggal di siniDua ratus enam belas menurut catatan mu