1. Astungkara, Hyang Widhi: Terima kasih, Tuhan.
2. Joglo pencu: Rumah tradisional khas Kudus, Jawa Tengah.
3. Kula nuwun: Permisi.
4. Kula: Saya (Bahasa Jawa Krama).
5. Panjenengan: Anda (Bahasa Jawa Krama).
6. Nggih, leres: Iya, benar.
7. ketiban pulung: Dalam peribahasa Indonesia mirip seperti "pucuk dicinta, ulam pun tiba."
8. Monggo mlebet: Silakan masuk.
9. Gedhongan: Sebenarnya fungsi seperti ruang keluarga, tetapi di novel ini penulis berusaha gambarkan seperti tempat beristirahat seisi rumah.
10. Anak mbarep: Anak Pertama.
11. Jogo satru: Ruang Tamu dalam istilah rumah Joglo.
12. Sekedap: Sebentar.
13. Ampun repot-repot: Jangan repot-repot.
14. Soko geder: Tiang utama penopang bangunan joglo pencu.
15. Monggo disekecoaken: Silakan dinikmati.
16. Manjing: Masuk.
17. Matur nuwun: Terima kasih.
18. Lawuh: Lauk.
19. Ngapunten: Maaf.
20. Kawula: Saya (sebagai bentuk ungkapan rendah diri).
21. Yowes, mboten nopo-nopo: Yasudah, tidak apa-apa.