Cuplikan Chapter ini
Lebar dan gelap rongga mulut boneka Lulu itu seolah menyimpan pintu menuju neraka yang paling dalam bagi Baskara Dari kedalaman tenggorokan porselen itu keluar suara desis halus yang perlahan-lahan berubah menjadi untaian kata yang sangat jelasDarahmu terasa sangat hangat aku ingin merasakannya lebih banyak lagi bisik boneka itu dengan nada yang sangat laparBaskara membelalakkan matanya hingga pembuluh darahnya tampak memerah karena rasa takut yang luar biasa dahsyat Ia merasakan lidah