Cuplikan Chapter ini
SEPERTI malam-malam sebelumnya Bachtiar duduk sendirian di ruang tengah rumahnya Lelaki yang sudah tampak tak sehat itu lagi-lagi merenungi kehidupannya setelah waktu sudah memakan habis sebagian usianya Bachtiar tidak tahu apa boleh seorang kepala keluarga terlihat lemah sewaktu-waktu Dari dulu setelah usahanya pailit Bachtiar sebisa mungkin mengatasi permasalahannya itu seorang diri Romlah yang ia harap jadi sosok yang mengerti keadaannya malah berlaku sebaliknya perempuan itu beru