Cuplikan Chapter ini
Apa yang lebih sakit dari gelas kaca yang jatuh berserakan menyentuh lantai-lantai pualam Adalah melihat ibu menangis di tengan malamRusli berjalan tergopoh-gopoh ke dalam kamarnya Sekonyong-konyong ia limbung tak berdaya Tangisnya terus-terusan pecah Ia dihantui bayang-bayang ketakutan Setelah Ali pergi Rusli benar-benar merasa frustrasi Ia teguk lima botol bir sampai tandas tak tersisa Ia pikir dengan tubuhnya yang sudah bermandikan alkohol bisa membuat ingatannya tidak lagi ter