Cuplikan Chapter ini
Paviliun Teduh mulai runtuh pada pagi ketika tidak ada seorang pun dapat mengingat siapa pemiliknyaBangunan itu tidak runtuh seperti rumah tua yang kalah oleh usia Tidak ada ledakan besar ataupun atap yang mendadak ambrukKerusakannya muncul sedikit demi sedikit seolah rumah itu mulai lupa bagaimana caranya tetap utuhPapan nama di depan penginapan miring meskipun baut-bautnya masih kuat Nomor kamar lima terlepas dari pintu dan jatuh tanpa suara Dinding lobi memucat pada bagian-bagian te