Cuplikan Chapter ini
Jalan menuju Pulau Teduh terbuka ketika hujan pertama menyentuh halaman PaviliunTetes-tetes air jatuh seperti biasa selama beberapa detik Kemudian salah satunya berhenti di atas batu bergetar lalu bergerak kembali menuju langitTetes lain menyusulDalam waktu kurang dari satu menit seluruh hujan naikPintu lift yang sudah lama mati terbuka dengan suara logam yang panjangDi baliknya tidak ada ruang sempit atau kabel tua Hanya jalan batu yang melayang di tengah kabut mengarah ke pulau y