Cuplikan Chapter ini
Ana merintih kesakitan saat mulai menjajakan kue basah buatan ibunya Sesekali dia meringis menahan nyeri pada perutnya Kenapa dengan perutku Padahal aku tidak salah makan lirih Ana mencoba beristirahatWanita manis itu mencoba mengatur napasnya dan mengelap keringat pada dahinya Setelah sejenak beristirahat Ana terpaksa kembali pulang dengan membawa beberapa kue basah yang masih belum laku terjual Entah kenapa hari ini perutnya benar-benar sakit Loh Ana sapa sang ibu yang langsung m