Cuplikan Chapter ini
Ayo istirahat Na ajak sang ibu dengan wajah tenang dan ramahAlina pun mengangguk dan mulai terpejam Namun dalam tidurnya ia bermimpi bertemu dengan sang suami yang baru saja berangkat Dirgantara terus meminta tolong pada Alina sementara ia tak bisa menggapai tangan suaminya Mimpi buruk itu membuat Alina tersentak bangun Napasnya tersengal-sengal tidak karuan Ia tidak tahu apa arti dari mimpinya tersebutTiba-tiba ponselnya berdering Sebuah panggilan darurat dari tempat bertugas Di